Menjadi Pendengar Aktif dan Tingkatkan Kinerja Tempat Kerja Anda
Demikian juga, seseorang dengan pendengaran yang sangat tajam dapat menjadi pendengar yang buruk.
Pada tahun 1991, Komisi Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat untuk Mencapai Keterampilan yang Diperlukan (SCANS) mengidentifikasi lima kompetensi dan tiga keterampilan dasar yang penting bagi mereka yang memasuki dunia kerja. Mendengarkan aktif adalah salah satu keterampilan dasar. Ini juga merupakan soft skill , yang merupakan karakter karakter atau kualitas pribadi yang individu terlahir bersama atau dapat diperoleh melalui pendidikan, pekerjaan, atau pengalaman hidup.
Keterampilan mendengarkan memungkinkan orang, terlepas dari bagaimana mereka mengambil informasi, untuk memahami apa yang dikatakan orang lain. Untuk memasukkannya dalam istilah yang paling sederhana mungkin, mereka memungkinkan Anda untuk memahami apa yang seseorang "bicarakan." Bayangkan apa yang menjadi pendengar aktif dapat lakukan untuk Anda di tempat kerja?
Bagaimana Keterampilan Menyimak yang Baik Dapat Meningkatkan Kinerja Anda di Tempat Kerja
Keterampilan mendengarkan yang baik akan membantu Anda menjadi pekerja yang lebih produktif.
Mereka akan memungkinkan Anda untuk:
- lebih memahami tugas dan apa yang diharapkan atasan Anda dari Anda;
- membangun hubungan dengan rekan kerja, bos, dan klien karena semua orang sangat ingin dipahami;
- menunjukkan dukungan untuk orang lain;
- bekerja lebih baik di lingkungan berbasis tim;
- menyelesaikan masalah dengan pelanggan, rekan kerja, dan atasan;
- jawab pertanyaan; dan
- mengungkap arti sebenarnya dari apa yang dikatakan orang lain.
Bagaimana Menjadi Pendengar Aktif dan Terlihat Seperti Ini
Banyak orang tidak dilahirkan dengan kemampuan mendengar yang baik. Bahkan mereka yang pendengar yang baik terkadang terlibat dalam perilaku yang membuat mereka tampak tidak memperhatikan. Kiat-kiat berikut akan membantu Anda belajar menjadi pendengar yang aktif, serta terlihat seperti:
- Pertahankan Kontak Mata: Ketika Anda mencari seseorang di mata, Anda tidak punya pilihan selain memperhatikan. Dan tidak akan ada pertanyaan tentang apakah Anda melakukannya.
- Jangan Ganggu Speaker: Simpan pertanyaan dan komentar Anda sampai pembicara selesai berbicara dan Anda dapat mencerna kata-katanya.
- Duduk Masih: Gelisah membuat Anda terlihat bosan.
- Nod Your Head: Ini menunjukkan kepada pembicara bahwa Anda mengambil informasi yang ia sampaikan.
- Waspada terhadap Petunjuk Non-Verbal: Memperhatikan apa yang pembicara tidak katakan sama pentingnya dengan memperhatikan kata-katanya. Carilah isyarat-isyarat non-verbal seperti ekspresi wajah dan postur untuk mendapatkan inti lengkap dari informasi apa yang disampaikan pembicara.
- Lean Menuju Speaker : Anda akan tampak, dan benar-benar akan, terlibat.
- Ulangi Instruksi dan Ajukan Pertanyaan yang Tepat: Setelah pembicara selesai berbicara, ulangi instruksi untuk mengkonfirmasi bahwa Anda memahaminya. Ini juga saat yang tepat untuk bertanya jika Anda memilikinya.
Hambatan untuk Mendengarkan
Jika Anda mengikuti kiat-kiat itu, Anda harus menjadi pendengar yang lebih baik, tetapi beberapa penghalang mungkin menghalangi, termasuk:
- bias atau prasangka Anda sendiri;
- kegagalan untuk memahami pembicara karena aksen asing;
- ketidakmampuan untuk mendengar karena kebisingan latar belakang;
- khawatir, takut, atau marah; dan
- rentang perhatian yang pendek.
Jika Anda menemukan satu atau beberapa penghalang jalan ini, Anda harus mencoba yang terbaik untuk mengatasinya. Misalnya, tanyakan seseorang dengan aksen tebal untuk berbicara lebih lambat. Pindah ke tempat yang lebih tenang ketika kebisingan latar belakang mengganggu kemampuan Anda untuk memahami apa yang dikatakan pembicara. Akan lebih sulit untuk menaklukkan bias atau prasangka Anda daripada berurusan dengan hambatan lain, tetapi menyadari mereka adalah tempat yang baik untuk memulai.
Mendengarkan Mulai Lebih Awal
Jika Anda memiliki anak, Anda tahu bagaimana rasanya jika Anda berbicara dengan dinding.
Anak-anak memiliki kemampuan luar biasa untuk tampak mendengarkan Anda saat mereka sebenarnya tidak memperhatikan sama sekali. Meskipun ini adalah sesuatu yang dapat berlalu saat mereka semakin tua, penting untuk membantu anak-anak mengembangkan keterampilan mendengarkan yang baik sejak dini. Mereka akan bekerja lebih baik di sekolah, dan Anda akan menjaga kewarasan Anda. Sebagaimana ditunjukkan oleh laporan SCANS, keterampilan mendengarkan yang baik akan mempersiapkan anak-anak untuk berhasil di dunia kerja di masa depan. Berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan:
- Ketika Anda memberi tahu anak Anda untuk melakukan sesuatu, minta dia untuk mengulang instruksi Anda.
- Ajari anak Anda untuk menjaga kontak mata ketika berbicara atau mendengarkan seseorang.
- Bacalah dengan keras kepada anak Anda dan kemudian libatkan dia dalam percakapan tentang apa yang telah Anda baca.
- Libatkan anak Anda dalam kegiatan yang sesuai usia yang mempromosikan keterampilan mendengarkan yang baik.